Breaking News
Cara Mudah Membiasakan Anak Berpuasa Sejak Dini

Cara Mudah Membiasakan Anak Berpuasa Sejak Dini

[ad_1]

Mendongeng sambil bermain ternyata tak hanya positif untuk mengembangkan skill dan kemampuan untuk menumbuh kembangkan psikomotorik anak.

Namun kegiatan positif ini juga diakui menjadi cara jitu untuk membiasakan anak-anak berpuasa sejak dini.

Sebuah komunitas anak-anak muda yang tergabung dalam sahabat ceria di pinrang Sulawesi Selatan menjadikan metode training ini untuk membiasakan anak-anak berpuasa sejak dini.

Memanfaatkan halaman dan pelataran masjid raya Al Munawir Pinrang Sulawesi Selatan yang seluas lima hektar ini, ratusan peserta “Ramadhan Belajar Ceria” yang dibagi dalam sejumlah kelompok bermain ini tampak larut dan asyik dengan materi pelatihan yang disuguhkan tim instruktur, Rabu (21/6/2016).

Metode pelatihan interaktif yang dikemas dalam suasana santai dan bermain di alam terbuka ini dinilai mampu mengairahkan semangat belajar anak-anak, meski mereka sedang berpuasa.

Lihat saja puluhan kelompok anak-anak berusia TK dan SD ini menikmati latihan mendongeng dan membaca puisi yang dipandu oleh tim instruktur. Semula mereka tidak percaya diri dan canggung mengekspresikan diri, tetapi perlahan-lahan mereka mulai menjadi pemberani.

Dalam tempo singkat, para anak-anak ini pun tampak menunjukkan kemampuan mereka mendongeng atau membaca pusi di hadapan peserta lainnya.

Lalu di samping mendongeng dan membacac puisi, para pelajar yang tergabung sebagai peserta Ramadhan Belajar Ceria juga belajar berbagai hal.

Diantaranya adalah bernyanyi, melukis, dan menikmati aneka permainan tradisonal yang sarat pesan dan makna dalam menanamkan kesadaran kerja sama dan solidaritas sesama.

Panitia Ramadhan Belajar Ceria, Adi, menyebutkan bahwa kelompok Belajar Ceria yang sudah diterapkan selama empat tahun terakhir ini disambut antusias oleh anak-anak.

Walaupun sepintas mereka hanya bermain, namun dibalik setiap permainan yang disuguhkan mengandung pesan-pesan belajar yang jauh lebih efektif dicerna dan diterima anak-anak dibanding metode belajar formal selama ini.

“Belajar berbagai hal yang dikemas dalam suasana santai sambil bermain ternyata bisa memancing minat anak-anak dibanding metode formal. Terbukti, anak-anak yang ikut belajar sambil bermain sejak awal Ramadhan tampak antusias belajar hinga waktu buka Puasa tiba,” ujar Adi.

Kegiatan tahunan ini sendiri juga sengaja dibuka dan menjadi wadah anak-anak belajar sambil menambah wawasan dan pengetahuan mereka dalam berbagai hal selama libur Ramadhan. 

(Sumber:http://female.kompas.com/)

[ad_2]

About admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*